Pallet bukan hanya alas untuk membawa atau menyimpan barang. Pada gudang yang menggunakan pallet racking, pallet menjadi bagian dari sistem penyimpanan yang harus sesuai dengan rak, ukuran barang, kapasitas beban, dan alat material handling.
Kesalahan memilih pallet dapat menyebabkan muatan tidak stabil, pallet mengalami kerusakan ketika ditempatkan di atas beam, atau kapasitas penyimpanan tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.
Karena itu, sebelum membeli pallet dalam jumlah besar, perusahaan perlu memastikan bahwa pallet untuk rak gudang yang dipilih memang sesuai dengan sistem penyimpanan yang digunakan.
Daftar Isi
Mengapa Pemilihan Pallet Penting untuk Rak Gudang?
Pada sistem pallet racking, pallet ditempatkan di atas beam dan menjadi media yang menopang barang selama berada di posisi penyimpanan.
Berbeda dengan penyimpanan langsung di lantai, pallet yang digunakan pada rak harus mampu mempertahankan bentuk dan kestabilannya ketika menerima beban.
Pemilihan pallet yang tepat dapat membantu:
- menjaga kestabilan barang
- mengurangi risiko pallet rusak
- memudahkan forklift melakukan handling
- memaksimalkan posisi penyimpanan pada rak
- menjaga barang tetap terorganisir
- mengurangi gangguan selama proses loading dan unloading
Pallet dan rak juga harus dipandang sebagai satu sistem. Artinya, memilih pallet terlebih dahulu tanpa memperhatikan spesifikasi rak juga bukan pendekatan yang ideal.
Faktor yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Pallet untuk Rak Gudang

Tidak semua pallet cocok digunakan pada semua jenis rak. Ada beberapa faktor utama yang perlu diperiksa sebelum menentukan pilihan.
1. Sesuaikan Ukuran Pallet dengan Rak
Ukuran pallet merupakan salah satu faktor paling penting.
Beberapa ukuran pallet yang umum digunakan antara lain 1.200 × 1.000 mm dan 1.200 × 800 mm, sementara ukuran lainnya juga digunakan sesuai kebutuhan industri dan sistem logistik.
Ukuran pallet harus disesuaikan dengan:
- panjang beam
- kedalaman rak
- jumlah pallet dalam satu bay
- ukuran barang
- konfigurasi penyimpanan
Jangan sampai pallet terlalu besar sehingga mengganggu struktur rak atau terlalu kecil sehingga posisi barang tidak stabil.
Untuk itu, ukuran pallet sebaiknya ditentukan bersamaan dengan perencanaan pallet racking.
2. Perhatikan Kapasitas Beban Pallet
Pallet harus mampu menahan berat barang yang ditempatkan di atasnya.
Namun, kapasitas pallet tidak boleh dilihat hanya dari angka maksimum yang tercantum pada spesifikasi. Kondisi penggunaannya juga perlu diperhatikan.
Misalnya:
- apakah pallet diletakkan di lantai?
- apakah pallet berada di atas beam rak?
- apakah barang dipindahkan menggunakan forklift?
- apakah beban tersebar merata?
- apakah pallet digunakan berulang kali?
Kapasitas pallet untuk penggunaan di lantai belum tentu sama dengan kapasitas ketika pallet digunakan pada sistem racking.
Karena itu, kapasitas pallet untuk rak gudang harus disesuaikan dengan kondisi penyimpanan sebenarnya.
Pilih Material Pallet Sesuai Kebutuhan Gudang
Material pallet juga memengaruhi karakteristik penggunaannya.
Pallet Kayu
Pallet kayu banyak digunakan karena relatif mudah diperoleh dan dapat digunakan untuk berbagai aktivitas logistik.
Kelebihannya antara lain:
- relatif ekonomis
- mudah diperbaiki pada kondisi tertentu
- tersedia dalam berbagai ukuran
- cocok untuk berbagai aktivitas distribusi
Namun, kondisi pallet kayu harus diperiksa secara berkala. Kayu yang retak, patah, atau mengalami kerusakan dapat meningkatkan risiko ketika digunakan untuk penyimpanan bertingkat.
Pallet Plastik
Pallet plastik memiliki karakteristik yang berbeda.
Material ini umumnya:
- lebih mudah dibersihkan
- tahan terhadap kelembapan
- tidak mengalami karat seperti material logam
- memiliki dimensi yang relatif konsisten
- tersedia dalam berbagai desain
Pallet plastik juga tersedia dalam tipe yang memang dirancang untuk penggunaan pada sistem racking.
Namun, tidak semua pallet plastik otomatis cocok untuk rak. Struktur dan kapasitasnya tetap harus diperiksa.
Pallet Besi
Pallet besi dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan industri tertentu yang membutuhkan konstruksi lebih kokoh.
Karakteristik utamanya adalah:
- struktur kuat
- cocok untuk beban tertentu yang berat
- tahan terhadap benturan dalam kondisi penggunaan tertentu
- dapat digunakan untuk kebutuhan industri
Kekurangannya adalah bobot yang lebih berat dibandingkan beberapa jenis pallet lainnya.
Jadi, material pallet sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan operasional, bukan sekadar material yang dianggap paling kuat.
Apa Itu Rackable Pallet?

Rackable pallet adalah pallet yang dirancang agar dapat digunakan pada sistem penyimpanan racking.
Jenis pallet ini memiliki konstruksi yang dirancang untuk memberikan dukungan ketika ditempatkan pada struktur rak.
Hal yang perlu diperhatikan adalah istilah rackable tidak berarti semua pallet dengan ukuran yang sesuai otomatis aman digunakan pada rak.
Tetap perlu diperiksa:
- kapasitas beban
- desain bagian bawah pallet
- jarak support
- distribusi beban
- kondisi pallet
- kompatibilitas dengan beam
Untuk sistem racking, struktur bagian bawah pallet sangat penting karena pallet tidak selalu mendapatkan dukungan penuh seperti ketika diletakkan di lantai.
Perhatikan Desain Bagian Bawah Pallet
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah hanya melihat ukuran bagian atas pallet.
Padahal, bagian bawah pallet juga berpengaruh terhadap kompatibilitasnya dengan rak.
Desain pallet dapat memiliki konfigurasi runner atau kaki yang berbeda. Karena itu, pallet harus memberikan dukungan yang cukup ketika ditempatkan pada beam.
Untuk pallet plastik, misalnya, terdapat berbagai desain seperti nestable, stackable, dan rackable dengan karakteristik penggunaan yang berbeda.
Sebelum membeli pallet, sebaiknya minta spesifikasi teknis dari supplier dan pastikan penggunaannya memang diperbolehkan pada sistem racking.
Pastikan Pallet Sesuai dengan Forklift
Selain rak, pallet juga harus sesuai dengan alat material handling yang digunakan.
Forklift membutuhkan akses yang cukup untuk memasukkan dan mengambil pallet.
Periksa:
- arah masuk fork
- jumlah akses pallet
- posisi runner
- clearance untuk fork
- berat pallet
- kondisi pallet setelah digunakan berulang kali
Pallet yang sulit diakses forklift dapat memperlambat proses put away dan retrieval.
Dengan demikian, pemilihan pallet sebenarnya berkaitan dengan keseluruhan alur operasional gudang.
Jangan Mengabaikan Distribusi Beban
Berat total barang bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan.
Distribusi berat juga penting.
Bayangkan sebuah pallet membawa barang seberat 800 kg. Jika seluruh berat terkonsentrasi pada satu area kecil, beban yang diterima pallet tidak sama dengan kondisi ketika 800 kg tersebut tersebar merata.
Karena itu, perhatikan:
Beban Merata
Barang disusun dengan distribusi berat yang relatif merata pada permukaan pallet.
Beban Terpusat
Barang berat terkonsentrasi pada satu bagian pallet sehingga memberikan tekanan lebih besar pada area tertentu.
Barang Tidak Stabil
Barang yang memiliki bentuk tidak beraturan atau mudah bergeser membutuhkan metode pengamanan tambahan seperti stretch wrap, strap, atau metode palletisasi yang sesuai.
Pallet yang baik tetap harus digunakan dengan cara yang benar.
Periksa Kondisi Pallet Sebelum Masuk Rak

Pallet yang rusak sebaiknya tidak langsung digunakan pada sistem racking.
Lakukan pemeriksaan sederhana sebelum pallet ditempatkan ke rak.
Periksa apakah terdapat:
- papan yang patah
- retakan
- runner yang rusak
- deformasi
- paku atau komponen yang menonjol
- bagian pallet yang hilang
- kerusakan akibat forklift
Untuk operasional dengan volume tinggi, pemeriksaan pallet dapat dimasukkan ke dalam prosedur receiving dan storage.
Hal ini membantu mencegah pallet bermasalah masuk ke area penyimpanan bertingkat.
Hubungan Ukuran Pallet dengan Desain Rak Gudang
Ukuran pallet sebaiknya tidak diputuskan secara terpisah dari desain rak.
Misalnya perusahaan menggunakan pallet 1.200 × 1.000 mm. Konfigurasi beam dan kedalaman rak kemudian perlu dirancang agar pallet dapat ditempatkan dengan aman dan ruang penyimpanan tetap efisien.
Hal yang perlu diperhitungkan meliputi:
- dimensi pallet
- jumlah pallet per bay
- kedalaman rak
- panjang beam
- tinggi barang
- kapasitas per level
- tinggi gudang
- jenis forklift
Inilah alasan mengapa perencanaan rak gudang sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi aktual di lapangan.
IONA sendiri menyediakan Pallet Racking dengan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan gudang. Pada spesifikasi yang dipublikasikan, salah satu konfigurasi yang tersedia menggunakan tinggi sekitar 3.500 mm, panjang beam 2.500 mm, dan kedalaman 1.000 mm.
Internal link:
→ Ukuran Pallet Racking dan Cara Menentukannya
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memilih Pallet
Beberapa kesalahan sederhana dapat menyebabkan masalah setelah pallet digunakan dalam operasional.
Hanya Mempertimbangkan Harga
Pallet yang lebih murah belum tentu lebih ekonomis jika cepat rusak atau tidak cocok dengan sistem racking.
Mengabaikan Ukuran
Pallet harus disesuaikan dengan konfigurasi rak, bukan hanya dengan ukuran barang.
Menggunakan Pallet yang Tidak Rackable
Pallet yang cocok untuk penyimpanan di lantai belum tentu cocok untuk penyimpanan di atas beam.
Tidak Memperhitungkan Distribusi Beban
Berat barang harus didistribusikan dengan baik agar pallet tetap stabil.
Tidak Memeriksa Pallet Bekas
Pallet yang terlihat masih dapat digunakan belum tentu memiliki kondisi struktur yang baik.
Checklist Memilih Pallet untuk Rak Gudang
Sebelum melakukan pembelian, gunakan checklist berikut:
| Faktor | Yang Perlu Dicek |
|---|---|
| Ukuran | Sesuai dengan dimensi rak |
| Kapasitas | Sesuai dengan berat barang |
| Material | Sesuai lingkungan gudang |
| Konstruksi | Aman untuk penggunaan racking |
| Distribusi beban | Tidak terkonsentrasi pada satu titik |
| Forklift | Sesuai dengan sistem handling |
| Kondisi | Tidak retak atau rusak |
| Jumlah | Sesuai kebutuhan operasional |
| Rak | Kompatibel dengan beam dan konfigurasi penyimpanan |
Checklist ini sederhana, tetapi dapat membantu menghindari kesalahan sebelum pallet dibeli dalam jumlah besar.
Kapan Sebaiknya Mengganti Pallet?
Pallet tidak harus menunggu sampai benar-benar rusak untuk diganti.
Pertimbangkan penggantian ketika:
- struktur pallet mulai berubah bentuk
- terdapat retakan besar
- runner mengalami kerusakan
- pallet tidak lagi stabil
- kapasitas aktual tidak dapat dipastikan
- pallet sering mengalami kerusakan saat handling
- desain pallet sudah tidak sesuai dengan sistem racking baru
Jika perusahaan mengganti ukuran pallet atau sistem penyimpanan, spesifikasi rak juga sebaiknya dievaluasi kembali.
Kesimpulan
Pemilihan pallet untuk rak gudang tidak cukup hanya berdasarkan material atau harga. Ukuran, kapasitas, konstruksi, distribusi beban, kondisi pallet, dan kompatibilitas dengan rak serta forklift harus dipertimbangkan secara bersamaan.
Untuk gudang yang menggunakan pallet racking, gunakan pallet yang memang sesuai untuk penyimpanan pada rak dan pastikan spesifikasinya cocok dengan konfigurasi racking yang digunakan.
Jika perusahaan sedang membangun atau melakukan pengembangan gudang, menentukan ukuran pallet dan sistem rak secara bersamaan dapat membantu menghasilkan konfigurasi penyimpanan yang lebih aman dan efisien.
Butuh Pallet Racking?
Butuh pallet racking yang disesuaikan dengan ukuran pallet dan kondisi gudang Anda?
IONA Metal Industri dapat membantu menentukan konfigurasi rak berdasarkan ukuran pallet, kapasitas beban, dimensi gudang, serta kebutuhan penyimpanan.
Konsultasikan kebutuhan rak gudang Anda dengan tim IONA Metal Industri.
Baca juga : Cara Menambah Kapasitas Gudang